Home / Ekonomi

Jumat, 10 Maret 2023 - 17:12 WIB

Pemasaran Digital Dinilai sebagi Salah Satu Cara Bagi UMKM Bersaing di Pasar Global

Bagikan

GM – Kabupaten Gorontalo – Jumlah Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah terbesar saat ini adalah Kabupaten Gorontalo. Menurut data yang ada di Dinas Koperasi UKM Kabupaten Gorontalo, jumlahnya mencapai lebih dari 45 ribu UMKM.

Pada 2022, Sektor satu itu menjadi sektor yang menyerap tenaga kerja lebih dari separoh jumlah pekerja di Kabupaten Gorontalo. Angkanya mencapai 64.602 orang dari tolal sebanyak 197.515 orang pekerja. Selain itu, masih menurut data dari dinas koperasi dan UKM Kabupaten Gorontalo, total jumlah aset milik UMKM senilai Rp6.113.988.395.532.

Baca Juga :  Bupati Bone Bolango Buka Kesempatan Pihak Ketiga Kelola Wisata Lombongo

Menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi pemeritah daerah, untuk meningkatkan kualitas dari masing-masing UMKM. Sehingga UMKM yang terkenal sebagai salah satu sektor penopang perekonomian tertanggung di kabupaten Gorontalo, terus berkembang.

Menurut Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kualitas UMKM di wilayah pemerintahannya. Salah satunya denga membuka pasar secara nasional bahkan global, melalui pemasasan secara digital. Dia sangat mengapresiasi upaya Digital Entrepreneur Academy, yang menggelar pelatihan Pemasaran Digital bagi pelaku UMKM di Kabupten Gorontalo. Senin (06/03).

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo 2022 Senilai 4,04 Persen

“Bagus apa yang dilakukan hari ini (Senin 6/03, Red), karena mendidik para pelaku usaha kita, untuk melakukan pemasaran secara digital. Itu (pemasaran Digital, Red) suatu keniscayaan, karena merupakan satu peluang bagi kita dalam pasar nasional bahkan pasar global,” terang Nelson Pomalingo.

Baca Juga :  Marten A. Taha Buka Pelatihan CBP Rupiah Bagi Para Guru

Dia menbahkan,selain pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi pelaku UMKM di era global seperti saat ini, pemerintah akan mendampingi UMKM untuk meghasilkan produk-produk yang lebih berkualitas dan lebih mampu bersaing di tengah pasar yang ada. Baik itu pasar daerah, nasional maupun global.(*as)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Dua Kabupaten Belum Termasuk Daerah Berstatus UHC

Ekonomi

Bertanam Hortikultura Jadi Syarat Penerima Bantuan Sosial

Ekonomi

Penjara dan Denda 25 Juta Ancaman Bagi Penolak Regsosek

Ekonomi

Inklusi Keuangan Meningkat, Perekonomian Semakin Kuat

Ekonomi

Produksi Coco Fiber & Coco Feat Bakal Beroperasi Kembali

Ekonomi

Lima Arah Kebijakan Bank Indonesia 2023

Ekonomi

Bazar UMKM Peringati Hari Bakti Perbendaharaan Ke-19 di Gorontalo

Ekonomi

Bulog Gorontalo Ajukan Tambahan 1000 Ton Beras