Home / Sosial dan Budaya

Senin, 27 Maret 2023 - 08:23 WIB

Wanita Bermukena Putih Disabet Dengan Senjata Tajam di Kakinya

Bagikan

GM – Boalemo – Penganiayaan dengan senjata tajam kembali mencemari kesucian Ramadan. Sekira pukul 19.00 Wita, wanita bernama Hapsa Wadipulu, warga Dusun Batu Potong, Desa Dulupi, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo, bersama anak perempuannya hendak pergi ke masjid menjalankan salat Isya’ dan Terawih. Mereka mengalami penganiayaan dengan sejata tajam (sajam) oleh laki-laki SB.

Hapsa mengalami luka sabetan sajam di kaki dan luka tusuk, sedang anak perempuannya mengalami penusukan dan luka sobek di kaki. Keduanya saat ini mendapat perawatan di Puskesmas Dulupi dan seorang lainnya harus dirujuk ke RS Tani dan Nelayan di Boalemo.

Baca Juga :  Peringati Hari Sumpah Pemuda, Ini Harapan Pemuda Gorontalo

Dari informasi yang dihimpun media ini, kronologis peristiwa terjadi ketika pelaku SB datang dan langsung melayangkan sejata tajamnya ke kaki korban Hapsa yang bersama anaknya hendak pergi ke masjid. Akibatnya korban terjatuh dan bersimbah darah di kakinya. Belum puas dengan menyabetkan sajam, SB kembali menusuk Hapsa yang sudah tidak berdaya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Gorontalo Pastikan Warga Bilato Dapat Bantuan Makanan Siap Saji

Melihat sang ibu terluka dan bersimbah darah, anak perempuanya berusaha menolong korban. Tetapi sial baginya, SB malah menusuk kaki sianak, sehingga mengalami luka tusuk dan sobek. Setelah menganiaya korbannya, SB melarikan diri dan sampai saat ini masih diburu aparat penegak hukum.

Baca Juga :  Peringati HUT Korpri ke-51, Marten Taha: Sebagai ASN, Nafasnya itu Disiplin

Sementara oleh masyarakat setempat, kedua korban dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk menjalani perawatan. Akibat luka yang dideritanya, hapsa wadipulu harus dirujuk ke rumah sakit tani dan nelayan.

Dari keterangan pelapor, Sejatinya pelaku bukanlah orang lain bagi korban. Keduanya pernah berumah tangga sebagai suami-istri dalam perkawinan siri/di bawah tangan. Namun diduga tidak terima diceraikan korban, pelaku menganiaya mantan istrinya dan anaknya itu.

Share :

Baca Juga

Sosial dan Budaya

Pengaturan Arus Mudik dan Balik Dinilai Berjalan Sesuai Harapan

Sosial dan Budaya

Kalapas Pohuwato Serahkan Lukisan Karya Narapidana Kepada Kakanwil Kemenkumham

Daerah

Pencabutan Keris Tandai Penutupan FPDL 2022

Sosial dan Budaya

Dua Kabupaten-Kota di Gorontalo Belum UHC

Sosial dan Budaya

Khotib: Umat Islam Harus Jaga Tali Silaturahmi

Sosial dan Budaya

Ajudan Kapolda Gorontalo Ditemukan Meningal Dengan Luka Tembak di Dada

Sosial dan Budaya

Desa Bongo Jadi Tempat Puncak Perayaan Maulid Nabi

Sosial dan Budaya

Wilayah Gorontalo Dapat Mengamati Gerhana Bulan Total