Home / Event / Sosial dan Budaya

Sabtu, 24 Desember 2022 - 20:45 WIB

Peringatan Ke-94 Hari Ibu Nasional 2022 dan Pentingnya Memahami UU 12/2022

Bagikan

GM – Kota Gorontalo – Anggota Komisi VIII DPR RI, Idah Syahudah Rusli Habibie, bersama dengan sejumlah organisasi pemberdayaan dan pemerhati perempuan di Gorontalo, menggelar peringatan ke-94 tahun Hari Ibu Nasional 2022.

Peringatan dirangkaikan dengan talk show, tentang menciptakan ruang aman dan mengenali Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), yang digelar di salah satu hotel ternama di Kota Gorontalo. Kamis.

Dialog tersebut diakui Idah Syaidah merupakan salah satu bentuk sosialisasi, tentang tindak pidana kekerasan dan tindak pidana seksual yang banyak dialami kaum perempuan. Sementara mereka tidak tahu dan belum berani untuk bersuara lantang tentang tindak pidana yang mereka alami.

Anggota Komisi VIII DPR RI Idah Syahidah Rusli Habibie

Selama ini menurutnya, banyak tindak pidana kekerasan seksual terhadap perempuan yang telah dilaporkan ke aparat penegak hukum, namun salah satunya karena tidak adanya payung hukum yang menjadi dasar dari penegakan hukumnya, kasus-kasus itu seringkali tidak dilanjutkan.

Baca Juga :  Wilayah Gorontalo Dapat Mengamati Gerhana Bulan Total

Dengan disahkannya Undang-Undang 12/2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual itu, dapat dijadikan payung hukum terhadap kasus-kasus kekerasan dan pelecehan seksual di Indonesia. Karena itu, rakyat Indonesia khususnya kaum perempuan sangat penting untuk memahami undang-undang tersebut.

Baca Juga :  Desa Bongo Jadi Tempat Puncak Perayaan Maulid Nabi

“Penting sekali, karena kita melihat dari hari kehari kekerasan terhadap perempuan dan anak khususnya perempuan semakin meningkat. Mereka sebetulnya terluput dari perlindungan, kalaupun diproses hukum, prosesnya lama sekali dan akhirnya perempuan yang dirugikan,” terang Idah Syahidah Rusli Habibie, Anggota Komisi VIII DPR RI itu.

Baca Juga :  KPU Kabupaten Gorontalo Akan Rekrut 1225 Petugas Pantarlih Untuk Pemilu 2024

Ia berharap, sosialisasi tentang kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan, dapat disebarluaskan ke organisasi-organisasi perempuan lainnya di Gorontalo.

Pada kesempata itu, Idah Syahidah Rusli Habibie menyerahkan bantuan kepada wanita sepesial, mantan pengguna narkotika, psikotropika, dan obat terlarang (napza) dan Orang Dengan HIV Aids (ODA).(*as)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Perserta PTBI Bernyanyi dan Bergoyang Bersama Citra Scholastika

Sosial dan Budaya

Doakan Leluhur Jamaah Masjid Awali Peringatan Maulid Nabi

Sosial dan Budaya

Jalan Alakadarnya Dibangun Warga Untuk Sebrangkan Motor

Event

DPW Garpu Gorontalo Gelar Jalan Sehat Peringati Hari Patriotik di Limboto

Sosial dan Budaya

Desa Hutadaa Kabupaten Gorontalo Menjadi Sasaran Banjir Saat Musim Hujan

Daerah

Bupati Gorontalo Minta Penjualan Obat Sirup Anak Dihentikan Sementara

Nasional

Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi Dimulai

Daerah

Nelson: FDPL Milik Pemerintah Kabupaten Gorontalo