Home / Sosial dan Budaya

Rabu, 12 Juli 2023 - 07:59 WIB

Pemerintah Bone Bolango Ambil Langkah Nyata Menekan dan Mecegah Fenomena Bunuh Diri

Bagikan

GM – Gorontalo – Dalam kurun waktu 2023 sebanyak 21 orang melakukan bunuh diri. Mereka harus kehilangan nyawa dengan sia-sia. Fenomena bunuh diri ini juga terjadi di Kabupaten Bone Bolango. Tentu saja, hal itu menjadi perhatian serius semua pihak, khususnya pemerintah Kabupaten Bone Bolango.

Terkait hal tersebut, Wakil Bupati Bone Bolango Merlan S. Uloli mengambil langkah nyata, dengan melangsungkan rapat bersama kepolisian, TNI, tokoh agama hingga psikologi, untuk membahas fenomena bunuh diri itu. Selasa (11/07).

Baca Juga :  Mahasiswa Keperawatan UMGo Gelar Pelatihan Relawan Siaga Bencana di Desa Molowahu

Dia mengatakan fenomena bunuh diri yang banyak dilakukan anak-anak, khususnya perempuan itu, tidak bisa dibiarkan. Seiring  dengan itu, yang menjadi perhatian masyarakat saat ini adalah, kebijakan apa yang diambil pemerintah daerah, untuk menekan dan mencegah terjadinya bunuh diri.

Baca Juga :  Wakil Bupati Gorontalo Pastikan Warga Bilato Dapat Bantuan Makanan Siap Saji

“Oleh karena itu saya mengambil inisiatif untuk mengadakan rapat bersama ini. Kita ingin punya suatu langkah bagaiamana menekan fenomena ini,” ujar Merlan.

Foto Bersama Peserta Rapat. F. Diskominfo Kab. Bone Bolango.

Dalam rapat tersebut, Kapolres Bone Bolango, AKBP Muhammad Alli mengungkapkan, berdasarkan pemeriksaan dari reserse kriminal, faktor yang mendasari sering terjadinya bunuh diri itu, karena persoalan ekonomi, keluarga, asmara, hingga pinjaman online.

Karena itu pihaknya sepakat, menekan fenomena bunuh diri itu. Dengan cara melakukan sosialisasi, pendekatan dengan metode ceramah agama. Memberdayakan organisasi agama dan kemasyarakatan, hingga screening di setiap desa. 

Baca Juga :  Gorontalo Digoyang Gempa Bumi 5,4 SR

Dalam rapat koordinasi tersebut, Seluruh pihak menyepakati, untuk saling bekerja sama agar fenomena bunuh diri yang terjadi di Bone Bolango dalam beberapa waktu terakhir, tidak akan lagi terjadi di  tengah masyarakat.(*as)

Share :

Baca Juga

Sosial dan Budaya

Kue Walimah Mencapai Lebih Dari 57 Ribu Buah

Daerah

Roni Sampir Serahkan Bantuan Bagi Keluarga Berduka Akibat Gagal Ginjal Misterius

Sosial dan Budaya

Puncak Arus Balik Lebaran 2023 di Bandara Djalaludin

Sosial dan Budaya

Kalapas Pohuwato Serahkan Lukisan Karya Narapidana Kepada Kakanwil Kemenkumham

Sosial dan Budaya

AMSI Gorontalo Gelar Pelatihan Literasi Berita

Sosial dan Budaya

Khotib: Umat Islam Harus Jaga Tali Silaturahmi

Politik

Pantarlih Lakukan Coklit Warga Dari Atas Sampan

Daerah

Adat Moloopu Menyambut Penjabat Gubernur Yang Baru di Bumi Hulonthalo