Tim Satgas Garut Lakukan Sosialisasi dan Edukasi kepada Siswa SMK YPPT Garut

  • Whatsapp
GARUT, Tarogong Kidul – Tim Satuan Tugas (Satgas) Garut Bebas Knalpot Bising melakukan sosialiasi dan edukasi kepada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Yayasan Pembina Pendidikan Teknologi (YPPT) Garut, terkait Gerakan Bebas Knalpot Bising di Kabupaten Garut . Acara tersebut dilaksanakan di Lapang SMK YPPT Garut, Jalan Nusa Indah, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (18/11/2021).

 

GARUT, Tarogong Kidul – Tim Satuan Tugas (Satgas) Garut Bebas Knalpot Bising melakukan sosialiasi dan edukasi kepada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Yayasan Pembina Pendidikan Teknologi (YPPT) Garut, terkait Gerakan Bebas Knalpot Bising di Kabupaten Garut . Acara tersebut dilaksanakan di Lapang SMK YPPT Garut, Jalan Nusa Indah, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (18/11/2021).

 

Ketua Tim Satgas Garut Bebas Knalpot Bising yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Garut, Aah Anwar Saepuloh, menyampaikan , Gerakan Bebas Knalpot Bising ini atas laporan masyarakat merasa ketidaknyamanan dengan banyaknya pengguna kendaraan bermotor yang tidak menggunakan knalpot standar atau knalpot bising di jalanan.

 

Ia menjelaskan , satgas ini terbagi menjadi dua tim, yaitu tim sosialisasi dan edukasi yang bertugas untuk memberikan pemahaman serta memberikan himbauan kepada masyarakat, termasuk didalamnya adalah komunitas dan elemen masyarakat tertentu. Sementara, untuk tim kedua yaitu tim penegakan hukum.

 

 

“Tim yang kedua adalah penegakan hukum ini tentu dilakukan untuk sebagai efek jera bagi yang menggunakan kenalpot bising , namun demikian efek jeranya tetap kita melakukan persuasif,” uajar Aah.

 

Lanjut ia ,Selain menyasar siswa sekolah, pihaknyah juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada para buruh untuk tidak menggunakan knalpot bising, serta kepada toko-toko onderdil motor untuk tidak menjual knalpot yang tidak standar.

 

 

“Selain para siswa yang sudah menggunakan kendaraan bermotor khusus nya roda 2, kami menghimbau kepada kaum buruh ya, kaum pegawai dan kepada pengguna lainnya, khususnya kepada perusahaan – perusahaan atau toko -toko onderdil agar tidak menjual knalpot yang tidak standar, termasuk (kepada) pengguna ataupun persatuan otomotif di Garut,”

 

AAh berharap , dengan adanya gerakan Garut Bebas Knalpot Bising ini, bisa lebih tertib dan memberi kenyamanan kepada masyarakat dan terealisasi.

 

“, karena menurutnya keluhan terkait knalpot bising ini banyak masyarakat merasa terganggu , keluhannya mengadu melalui media sosial dan elektronik tentang penggunaan knalpot bising ini,” kata Aah.

 

 

Maka dari itu, Kepala Sekolah SMK YPPT Garut, Bachiramsyah, menyampaikan , pihaknya mendukung program Garut Bebas Knalpot Bising ini , Program ini memiliki tujuan untuk membuat nyaman warga Garut.

 

Lanjut ia , Sebelum program bebas knalpot bising ini dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, pihaknya sudah terlebih dahulu menerapkan aturan ini, dimana bagi siswa yang menggunakan knalpot bising tidak diperbolehkan masuk area sekolah.

“Alhamdulillah kami sangat mendukung program pemerintah , semoga bisa terealisasi dengan baik sehingga anak-anak yang bawa kendaraan pun tidak meresahkan masyarakat.” ujarnya.

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *