TMII batasi pengunjung di bawah 20.000 orang

0
2 views
Petugas mengambil gambar video untuk tur virtual melalui aplikasi konferensi video di Museum Penerangan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (19/9/2020). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hp. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)

GLOBALMEDIA.ID, Jakarta – Pengelola kawasan wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII) berupaya membatasi tingkat kunjungan wisatawan hingga di bawah 20 ribu selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di Jakarta.

“Seperti pada PSBB transisi pertama, kita selalu berupaya menekan tingkat kunjungan sampai di bawah 20 ribu orang dari kapasitas tampung normal 70 ribu hingga 80 ribu orang,” kata Kepala Bagian Humas TMII Sahda Silalahi di Jakarta, Senin, (12/10).

Sahda mengemukakan upaya tersebut sebagai langkah pencegahan penularan COVID-19 di lingkungan TMII agar wisatawan dapat leluasa menjaga jarak aman selama mengunjungi 34 anjungan dan wahana rekreasi.

Upaya menekan tingkat kunjungan wisatawan dilakukan dengan mengintensifkan sosialisasi lewat media sosial maupun spanduk yang menginformasikan batas kunjungan maksimal 25 persen wisatawan per hari.

Selain itu, pengelola juga melarang kehadiran wisatawan anak-anak berusia di bawah enam tahun serta wisatawan lanjut usia di atas 60 tahun untuk datang ke TMII.

Sahda mengatakan petugas pelayanan di gerbang masuk kawasan menyediakan ruang terbuka di pelataran parkir dan taman sebagai area tunggu wisatawan selama pembatasan kunjungan berlaku.

“Kita hitung pengunjung yang masuk, kalau nanti melebihi batas maksimal, kita minta mereka menunggu di dekat gerbang masuk,” katanya.

Selain itu pemesanan tiket masuk pun diarahkan via layanan dalam jaringan (daring) di http:/ticket.tamanmini.com.

Selain pembatasan jumlah pengunjung, pengelola juga belum membuka seluruh wahana di TMII. Dua wahana yang tak dibuka yakni gedung bioskop Keong Emas dan Snowbay Waterpark.

Bioskop Keong Mas baru beroperasi pada pekan depan, sementara kolam renang masih dalam persiapan sarana dan prasarana untuk antisipasi COVID-19.

“Kalau kolam renang kan sangat rentan sekali penularannya, jadi pengelola sedang mempersiapkan sarana prasarana yang maksimal. Belum tahu kapan akan dibukanya,” katanya.

Setiap pengunjung yang datang wajib menggunakan masker dan dicek suhu tubuhnya, kendaraan pengunjung disemprot cairan disinfektan, mencuci tangan sebelum dan setelah mengunjungi wahana, larangan berkerumun serta menjaga jarak 1-1,5 meter.(ANT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini