62 Warga PPU Jalani Pelatihan di BLK

0
2 views
Suasana pembukaan pelatihan berbasis kompetensi di BLK Balikpapan yang dibuka secara virtual dari Kabupaten Penajam Paser Utara, Senin (28/9/2020) ANTARA/M Ghofar

Penajam, Kaltim – Sebanyak 62 warga dari 14 desa di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Provinsi Kalimantan Timur mengikuti pelatihan berbasis kompetensi di Balai latihan Kerja (BLK) Kota Balikpapan, guna mencetak SDM unggul baik sebagai karyawan maupun wirausahawan.

“Melalui pelatihan berbasis kompetensi ini saya harap dapat menambah pengetahuan dan keahlian guna meningkatkan kreativitas dan profesionalisme,” ujar Bupati Abdul Gafur Mas’ud (AGM) dalam sambutan yang dibacakan Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) PPU Alimuddin di Penajam, Senin (28/9).

Pembukaan pelatihan oleh Alimuddin tersebut dilakukan secara virtual dari DPMD PPU karena untuk menghindari penyebaran virus corona, sedangkan para peserta yang mengikuti pelatihan di BLK sebelumnya telah dilakukan rapid test dan hasilnya nonreaktif.

Berbagai pelatihan kompetensi yang diikuti oleh 62 peserta adalah pelatihan pengelasan, perbengkelan, bubut, barbershop, dan pelatihan perawatan AC Split. Mereka akan menjalani pelatihan antara 20-30 hari ke depan, tergantung pada pelatihan yang diikuti.

Sedangkan 14 desa yang mengirimkan warganya untuk mengikuti pelatihan di BLK tersebut antara lain Desa Sidorejo, Gunung Makmur, Sebakung Jaya, Api-Api, Argo Mulyo, Semoi Dua, Telemow, Rintik, Sukaraja, Sumber Sari, Sri Raharja, dan Desa Girimukti.

Menurutnya, pelatihan ini sejalan dengan visi dan misi untuk mewujudkan Kabupaten PPU Maju, Modern, dan Religius. Untuk mewujudkan visi dan misi ini, maka warganya harus berakhlak mulia, mandiri, unggul, kreatif, inovatif, terampil, dan menguasai teknologi.

“Saya sangat mengapresiasi pelatihan dengan peserta dari desa-desa yang dilakukan kerja sama dengan BLK Balikpapan ini, karena kegiatannya merupakan upaya untuk memaksimalkan keterampilan masyarakat yang pada akhirnya juga meningkatkan SDM daerah,” katanya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, akan selalu berupaya lebih banyak menganggarkan dana dari APBD untuk meningkatkan kewirausahaan masyarakat agar berbagai sektor usaha di PPU dapat terus berkembang.

“Kepada para peserta pelatihan, ikutilah pelatihan tiap tahap secara serius agar keterampilan lebih meningkat, sehingga ke depan para peserta ini dapat menjadi wirausahawan yang terampil dan berdaya saing,” kata AGM yang diwakili Alimuddin.(ANT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini