Satgas Karhutla Jambi ditempatkan pada ratusan desa

0
2 views
PELEPASAN.Gubernur Jambi, Fachrori Umar didampungi Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M Zulkifli dan Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Shantyabudi saat melepas satgas turun ke desa rawan karhutla.(ANTARA/Nanang Mairiadi)

GLOBALMEDIA.ID, Jambi – Gubernur Jambi Fachrori Umar bersama Kapolda Irjen Pol Firman Shantyabudi serta Danrem 042/Garuda Putih (Gapu) Brigjen TNI M Zulkifli melepas keberangkatan anggota Satuan Tugas Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) dan pembalakan liar Provinsi Jambi.Minggu (2/8/2020).

Sebanyak 1.500 personel TNI-Polri dan instansi terkait yang tergabung dalam Satuan tugas kebakaran hutan dan lahan (Satgas karhutla) Provinsi Jambi, Satgas tersebut,ditempatkan pada 254 desa, hal itu guna mengantisipasi dan menjalankan tugas pengendalian kebakaran hutan dan lahan serta pembalakan liar.

Gubernur Jambi Fachrori Umar, didampingi Kapolda Irjen Pol Firman Shantyabudi serta Danrem 042/Garuda Putih (Gapu) Brigjen TNI M Zulkiflimelepas keberangkatan anggota Satuan Tugas Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) dan pembalakan liar Provinsi Jambi.Minggu (2/8/2020).

Satgas Karhutla Provinsi Jambi akan ditempatkan pada 254 desa atau kelurahan rawan karhutla. Dimana ke-254 desa rawan karhutla tersebut ditetapkan berdasarkan hasil kesepakatan bersama TNI, Polri, dan Pemprov Jambi.

Selain itu juga akan ditempatkan petugas patroli pembalakan liar di sejumlah daerah dan diharapkan bisa bekerja dengan baik, efektif dan efisien, kata Fachrori selaku Komandan Satgas Pengendalian Karhutla Provinsi Jambi juga berpesan kepada anggota Satgas.

“Personel Satgas Karhutla Jambi itu untuk saat ini difokuskan dalam upaya pencegahan karhutla bukan pemadaman, namun tindakan pemadaman tetap harus dilakukan jika terjadi karhutla dilapangan,” kata Gubernur Jambi, Fachrori Umar.

Lebih lanjut, Gubernur meminta semua pihak untuk mewaspadai terjadinya karhutla di Jambi. Antisipasi sedini mungkin, jangan sampai Karhutla terjadi di wilayah Provinsi Jambi.

Pelepasan Satgas Karhutla tersebut dilakukan usai kegiatan apel pemberangkatan Satgas Karhutla yang digelar di Makorem 042/Gapu. Apel juga dihadiri Penjabat Sekda Provinsi Jambi Sudirman, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan sejumlah pejabat utama Polda Jambi dan Korem 042/Gapu.

Tahap pertama ini satgas yang terdiri dari personel TNI, Polri, BPBD, dan Mangga Agni, akan dikirimkan ke beberapa desa di Kecamatan Sadu di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).

Gubernur Jambi Fachrori Umar, juga mengajak semua pihak untuk meningkatkan koordinasi dan sinergisitas dalam menanggulangi Karhutla di Provinsi Jambi. Fachrori selaku Komandan Satgas Pengendalian Karhutla Provinsi Jambi juga berpesan agar anggota Satgas dapat melaksanakan tugas dengan sebaik mungkin.

“Utamakan keselamatan dan jalankan protokol kesehatan dalam pelaksaan tugas,” ujar Fachrori.

Sementara itu Komandan Korem 042/Gapu Brigjen TNI M Zulkifli, yang juga Kepala Pelaksana Harian Komandan Satgas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Jambi mengatakan, ke-1.500 personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Polisi Kehutanan, dan Manggala Agni diketahkan untuk mengantisipasi terjadinya Karhutla di Jambi.

“Untuk saat ini awalnya kita kerahkan 1.500 personel, bisa bertambah nanti kita lihat perkembangannya apalagi pada Agustus hingga September diperediksi akan terjadi kemarau,” kata Zulkifli usai apel pelepasan Satgas Karhutla Provinsi Jambi di Makorem 042/Gapu.

Untuk personel yang diberangkatkan hari ini, ditempatkan di sejumlah desa di Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Tahap kedua pada minggu depan akan kita masukkan lagi pasukan ke wilayah Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi untuk mengantisipasi Karhutla.

Zulkifli juga mengimbau masyarakat maupun perusahaan, untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, guna mengantisipasi terjadinya Karhutla.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri, perlu dukungan semua pihak, termasuk masyarakt. Dan kami mengimbau untuk tidak membakar lahan,” pungkasnya.

Sedangkan Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi saat dikonfirmasi mengatakan, Polda Jambi dan Polres jajaran juga menyiapkan personel untuk penanganan Karhutla dan jumlahnya kita sesuaikan dengan permintaan.

Ditambahkan Firman, personel yang dikerahkan ditempatkan sedekat mungkin dengan lokasi rawan Karhutla. Tujuannya, apabila terjadi kebakaran personel bisa cepat dikerahkan untuk melakukan pemadaman.

Firman juga mengajak semua pihak untuk berperan serta mencegah terjadinya Karhutla di Jambi. Terutama perusahan-perusahaan perkebunan yang beroperasi di Jambi dan perusahaan juga kita minta bergabung untuk ikut mengantisipasi terjadinya karhutla.(ANT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini