Tingkatkan penjualan, Pemkab Garut dorong pelaku UMKM manfaatkan pasar daring

0
8 views
TUNJUKAN PRODUK. Pelaku UMKM Dasep Badrusalam (kiri) menunjukan produknya di kedai Garut Fresh di Kabupaten Garuat, Jawa Barat. (ANTARA/HO-Garut Fresh)

GLOBALMEDIA.ID, GARUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mulai memanfaatkan pasar daring, Hal itu agar dapat meningkatkan penjualan di tengah wabah korona.

“Pasar online saat ini memang memberikan keuntungan dan sudah menjadi kebutuhan masyarakat untuk menjual dan membeli produk secara online,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut, Muksin di Garut, Jumat(24/7/2020).

Ia mengaku, Pihaknya sudah melakukan sosialisasi perkembangan teknologi internet kepada masyarakat tentang manfaat dan keuntungan bagi pelaku usaha.

” Kita juga melakukan Gerakan sosialisasi memanfaatkan pasar online  bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut,” tuturnya.

Bahkan, lanjut dia, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kabupaten Garut telah melakukan inovasi baru seperti membuat aplikasi untuk memudahkan pedagang maupun pembeli dalam bertransaksi.

“Seperti Dinas Indag dan ESDM itu membuat aplikasi dan sudah disosialisasikan bersama ke masyarakat,” kata Muksin.

Ia menyampaikan jaringan internet di Kabupaten Garut cukup bagus terutama di perkotaan, meski saat ini ada beberapa daerah yang butuh peluasan untuk bisa mengakses jaringan internet.

“Di Garut internet sudah bagus, jadi bisa dimanfaatkan dengan baik,” katanya.

Sementara itu, salah satu pelaku UMKM di Garut, Dasep Badrusalam menyatakan penjualan melalui pasar daring telah dilakukan sejak Maret 2020 atau saat mulai ditetapkan darurat wabah COVID-19 di Indonesia.

Ia mengungkapkan keberadaan teknologi internet telah membantu meningkatkan penjualan produk dengan mudah, cepat, dan menguntungkan di tengah wabah COVID-19.

“Saya mulai merambah pasar online sejak Maret, pasarnya bagus, karena memudahkan pembeli,” kata pemilik Kedai Garut Fresh itu.

Dasep menyebutkan produk yang dijualnya secara daring yakni berbagai jenis sayuran dan buah-buahan yang diambil dari petani langsung di Kabupaten Garut sehingga kondisinya lebih segar.

Produknya itu, kata Dasep, dipasarkan melalui media sosial seperti Facebook, dan Instagram, serta menggunakan Whatsapp yang dianggap lebih banyak penggunanya di wilayah Garut, selanjutnya barang diantar secara gratis kepada pemesan.

“Jadi kami ada tim pengantar, dan kami gratis ongkir (ongkos kirim) untuk Kecamatan Garut Kota, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler,” kata Dasep.

Ia menambahkan penjualan produk secara daring itu memiliki keuntungan dan kemudahan bagi penjual maupun pembeli, apalagi dalam situasi saat ini banyak masyarakat yang takut keluar rumah untuk membeli kebutuhan pokoknya.

“Jadi kami memfasilitasi masyarakat yang mau belanja sayuran, buah tanpa harus langsung turun berbelanja ke tempat perbelanjaan,” kata pengusaha muda itu. (ANT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini