Provinsi Lampung, Realisasikan Pendapatan Daerah Sebesar 98,58 Persen

1
5 views
Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik)

GLOBALMEDIA.ID, BANDARLAMPUNG – Provinsi Lampung mencatat realisasi pendapatan pada tahun 2019 sebesar Rp. 7.266 triliun atau 98,58 persen dari target total anggaran.

” Pendapatan daerah tersebut terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp. 3.018 triliun atau 101,03 persen,” kata Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik), dalam Rapat Parupurna Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Lampung 2019 di Gedung DPRD Provinsi Lampung, Bandarlampung, Senin (13/7)

Kemudian, realisasi pendapatan transfer sebesar Rp2,671 triliun atau terealisasi sebesar 61,13 persen, dan realisasi lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp1,577 triliun.

Peningkatan realisasi yang cukup signifikan itu, kata dia, karena reklasifikasi dana bantuan operasional sekolah (BOS) dari akun dana alokasi khusus (DAK) nonfisik ke akun pendapatan lainnya.

Adapun anggaran belanja daerah pada tahun anggaran 2019, terealisasi sebesar Rp7,058 triliun atau terealisasi sebesar 94,25 persen dari total anggaran belanja sebesar Rp7,489 triliun.

Dari sisi pembiayaan yang terdiri atas penerimaan dan pengeluaran pembiayaan, yaitu penerimaan pembiayaan terealisasi sebesar Rp213 miliar yang bersumber dari penerimaan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) 2018 serta pinjaman daerah.

Pengeluaran pembiayaan terealisasi sebesar Rp86 miliar yang merupakan penyertaan modal kepada BUMD dan pembayaran pokok utang pinjaman daerah.

Selanjutnya, perbandingan antara realisasi pendapatan, belanja, dan pembiayaan neto, kata Wagub, diperoleh selisih yang merupakan sisa lebih pembiayaan anggaran pada tahun anggaran 2019 sebesar Rp336 miliar.

“Nilai tersebut merupakan salah satu sumber pembiayaan yang akan digunakan untuk pelaksanaan APBD 2020,” kata Nunik.dilansir dari antaranews.com

Pemprov Lampung menyadari bahwa masih banyak kelemahan yang harus diperbaiki guna mendorong Lampung menjadi provinsi yang lebih maju, andal, dan menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Lampung.

Pada bagian lain, Wagub menjelaskan bahwa Provinsi Lampung memperoleh opini wajar tanpa pengecualian (WTP) yang keenam kalinya dari Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Lampung.

Menurut Nunik, prestasi ini dapat menjadi momentum untuk lebih mendorong terciptanya akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah sehingga akan menjadi kebanggaan bersama yang patut dipertahankan.

Seiring era keterbukaan publik, lanjut Wagub, pemprov setempat juga berperan dalam menyampaikan informasi atas pengelolaan keuangan selama 1 tahun anggaran dengan menyajikan informasi mengenai sumber daya keuangan yang dikelola oleh Pemprov Lampung pada tahun anggaran 2019.

Editor : sti

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini