PLN Jabar Serentak Lakukan Pemasangan Listrik Madrasah

1
42 views
Simbolis Manager UP3 Garut Fauzan dan Ketua YBM UP3 Garut H Beni Sofyan bantuan Penyambungan Listrik dari YBM PLN UID Jawa Barat kepada Pimpinan Madrasah Ibtidaiyah Insan Cendikia, Karangpawitan, Jumat (10/7/2020)

GLOBALMEDIA.ID, Garut – Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) merilis data tentang belasan ribu madrasah saat ini belum teraliri listrik dan akses internet.

Dari data itu, Wilayah Jawa Barat sebanyak 2.522 Madrasah belum memiliki penerangan listrik.

Berdasarkan informasi tersebut PLN UID Jabar langsung menindak lanjuti dengan melakukan survei kelapangan.

Hasil Survei terdapat 146 madrasah ditemukan belum memiliki listrik, hal ini karena bangunan madrasah itu masih baru dan tidak memiliki meter sendiri sehingga menumpang ke listrik tetangga (levering).

Melalui Yayasan Baitul Mal PLN UID Jabar, Bantuan penyalaan listrik dilaksanakan secara serentak pada 31 madrasah di wilayah kerja PLN UID Jawa Barat. Untuk wilayah Bandung Salah satunya madrasah yang ada di Majalaya. Pemasangan listrik itu langsung dipimpin oleh General Manager PLN UID Jawa Barat, Agung Nugraha, Jumat (10/7/2020)

Sementara itu, Kabupaten Garut ada tiga madrasah yang mendapatkan pemasangan listrik dari PLN UID Jawa Barat, Ketiga madrasah yakni, Madrasah Ibtidaiyah Swasta( MIS) Insan Cendikia-Karangpawitan, Madrasah Tsanawiyah Swasta ( MTSS) Satu Maret-Samarang, Madrasah Tsanawiyah dan Swasta ( MTSS) Assa’adah boarding school- Limbangan.

Bantuan tersebut diserahkan Oleh Manager PLN UP3 Garut Fauzan dan Ketua YBM PLN UP3 Garut H Beni Sofyan.

General Manager PLN UID Jawa Barat – Agung Nugraha, mengatakan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Kementrian Agama Jawa Barat dan Pemerintah Daerah di Jawa Barat untuk mendata madrasah yang belum teraliri listrik dari PLN.

“Setelah mengetahui data madrasah belum berlistrik ini, Kami melalui Yayasan Baitul Mal PLN yang merupakan badan yang menerima zakat, infak, sodakoh dari karyawan PLN yang dipotong setiap Bulan, mudah mudahan ini membantu ” ungkap Agung

PLN berkomitmen terus menjaga kehandalan pasokan listrik dan menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan kerja selama memasuki masa new normal. Komitmen dilakukan agar pasokan listrik semakin andal saat New Normal.

Selain itu, PLN UID Jabar telah menyiapkan 3.799 orang pegawai Pelayanan Teknik, 437 pegawai teknik dan 1.637 Pegawai Vendor Jaringan, Persiagaan itu dilakukan, untuk mengantisipasi terjadi hal-hal yang perlu ditangani segera.

Petugas tersebut bersama pegawai kritikal seperti dispatcher, operator, dan pencatat meter bekerja dengan tetap mematuhi protocol kesehatan Covid-19. Sementara itu, Pegawai PLN UID Jabar yang bersifat pendukung dan administrative pun kini bertahap mulai bekerja dikantor.

PLN UID Jawa Barat juga telah mempersiapkan berbagai sarana pendukung seperti 60 Buah Genset, 13 Buah UPS, 97 Unit Gardu Bergerak, 10 Unit Alata Deteksi dan 700 Unit Kendaraan Teknik. Sementara itu, ketersediaan pasokan listrik di Jawa Barat saat ini 11.835 MW dengan beban puncak rata rata saat PSBB 6.351 MW, turun 10,6 % dari beban puncak rata rata bulan februari (7.105 MW). Ada cadangan daya yang cukup banyak sebesar 5.484 MW

“Dengan dukungan seperti itu, PLN menjaga kesediaan pasokan listrik bagi masyarakat yang masih beraktifitas dirumah maupun masyarakat yang bekerja diluar rumah, Industri, tempat wisata, hotel, dan Mall/ supermaket” tutup Agung

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini