Selama Masa Transisi, Kata Mendikbud, Ini Yang Tidak Boleh Dilakukan Sekolah

0
21 views
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim ( foto fajar.co.id)

GLOBALMEDIA.ID, Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan, ketika sekolah mulai diizinkan melakukan pembelajaran secara langsung dengan tatap muka, maka sekolah tersebut wajib menerapkan masa traansisi. Masa Transisi itu belangsung dalam kurun waktu dua bulan.

Ia menjelaskan, pada masa transisi itu, kegiatan siswa di sekolah hanyalah kegiatan belajar mengajar di dalam kelas. Semua kegiatan yang berpotensi menimbulkan interaksi siswa antarkelas di tiadakan.

“Pada saat masa transisi ini semua aktivitas di mana bercampur berinteraksi antara kelas itu tidak diperbolehkan. Jadi selama masa transisi ini hanya boleh masuk ke kelas, langsung pulang,” kata dia dalam webinar, Senin (15/6/2020) dilansir dari liputan6.com

Ia menegaskan bahwa pada masa transisi kantin sekolah belum dibuka dulu. Selain itu, kegiatan seperti ekstrakurikuler dan kegiatan olahraga juga ditiadakan.

“Jadi aktivitas seperti kantin, juga kegiatan olahraga dan ekstrakurikuler itu belum diperbolehkan selama masa transisi,” tegas dia.

“Tidak diperbolehkan ada kegiatan selain KBM. Contoh yang tidak diperbolehkan, orangtua menunggui siswa di sekolah, istirahat di luar kelas, pertemuan orangtua-murid, pengenalan lingkungan sekolah, dan sebagainya,” tegas Nadiem.

Selain itu, Nadiem mengatakan pemerintah belum mengizinkan perguruan tinggi menerapkan pembelajaran tatap muka. Meskipun tidak ada perubahan pada kalender tahun akademik, tapi proses kuliah masih dalam model daring.

Tahun akademik pendidikan tinggi tetap dimulai Agustus 2020, tetapi pembelajaran di perguruan tinggi di semua zona masih dilakukan secara daring. Belum tatap muka. Alasannya universitas juga punya potensi mengadopsi belajar jarak jauh lebih mudah daripada menengah dan dasar.

Meskipun demikian, kampus akan dibuka secara khusus untuk kegiatan yang masuk dalam aktivitas prioritas mahasiswa. Aktivitas prioritas, jelas Nadiem, merupakan kegiatan yang berkaitan dengan kelulusan mahasiswa.

“Aktivitas yang sangat berhubungan dengan kelulusan mahasiswa yang sulit sekali dilakukan secara daring. Contohnya penelitian di laboratorium, untuk skripsi, tesis, disertasi biasanya ini small grup atau individu. Seperti tugas laboratorium, praktikum, studio, bengkel dan hal-hal seperti ini yang butuh mesin peralatan dan lain-lain,” jelas dia.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini