Ini kata MUI Garut, Tentang Pelaksanaan Ibadah, Di Fase New Normal

0
224 views
Ketua MUI Kabupaten Garut KH. Sirojul Munir

GLOBALMEDIA.ID, GARUT – Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Kabupaten Garut menanggapi tentang pelaksanan fase kenormalan baru atau new normal yang di berlakukan di Kabupaten Garut. menurutnya penerapan itu,harus dikaji secara maksimal tentang kelayakannya, Pasalnya agar tidak terjadi kasus baru.

“  Harus benar-benar dikaji secara maksimal kelayakannya (penerapan new normal), Tetapi keputusan apapun yang diambil oleh Pemerintan disini oleh gugus tugas, MUI Samina wa athona,” kata Ketua MUI Kabupaten Garut KH. Sirojul Munir saat ditemui di kantornya Jalan Otista Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa ( 02/06/2020).

Ia menjelaskan, berkenaan dengan penyelanggaraan tempat ibadah di Mesjid, Pesantren, Madrasah dan Majelis Ta’lim, Tentang pelaksanaan ibadah salat berjamaah, salat jum’at, kegiatan majelis ta’lim dan kegiatan pesantren pada era new normal ini, pihaknya menghimbau agar berkordinasi dengan tim gugus setempat.

“ Penyelenggaran tempat ibadah dimasa new normal harus meminta izin pada gugus tugas sesuai levelnya, kalau levelnya Kabupaten ya ke gugus tugas Kabupaten, Tingkat kecamatan ke gugus tugas kecamatan,begitu juga tingkat desa ke gugus tugas yang ada desa,” ujarnya.

MUI, kata beliau, tidak memiliki kewenangan tentang izin pelaksanaan tempat ibadah.

” kewenangan ada di Pemerintah melalui Gugus Tugas, Gugus tugas itulah yang mempunyai kewenangan untuk izin penyelnggaran ibadah sesuai kajian kelayakannya” tuturnya.

Meski demikian, Pihaknya menghimbau, bagi yang menyelenggrakan tempat ibadah harus tetap berhati-hati (ihtiyat) dan waspada agar tidak terjadi kasus baru dengan diselenggarakannya kegiatan-kegiatan di Mesjid, Pesantren, Madrasah dan Majelis Ta’lim.

“ Pelaksanaan ibadah disamping ihtiyat (Hati-hati), juga harus secaa maksimal menjalankan protokol kesehatan,” katanya. (Sti)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini